TANGERANG | http://catatannews.id | Camat Kronjo, Muhammad Mumu Mukhlis, S.STP., M.Si., secara khusus mengingatkan seluruh warga wilayah Kecamatan Kronjo untuk tetap waspada terhadap potensi bahaya abu vulkanik dari aktivitas Anak Gunung Krakatau.
Imbauan ini disampaikan saat apel pagi, Senin 7 September 2026 di halaman Kantor Kecamatan Kronjo.
Seperti diketahui, saat ini aktivitas vulkanik Anak Gunung Krakatau meningkat dan berpotensi menyebarkan abu ke wilayah pesisir Kabupaten Tangerang, termasuk Kronjo.
“Kami memantau perkembangan aktivitas Anak Gunung Krakatau dengan saksama. Abu vulkanik yang terbawa angin bisa sampai ke wilayah kita, terutama saat arah angin ke darat,” ujar Camat Mumu Mukhlis.
Abu vulkanik ini, ujarnya, mengandung partikel halus yang tajam dan dapat mengganggu saluran pernapasan, mata, serta kulit. Bagi anak-anak, lansia, dan penderita asma atau penyakit paru-paru, risikonya lebih besar.
"Oleh karena itu, saya mengimbau seluruh warga untuk wajib menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan,” tegasnya.
Camat Mumu juga menyampaikan beberapa hal penting yang perlu diperhatikan warga:
Pertama, gunakan masker setiap kali keluar rumah, terutama masker medis atau kain berlapis tebal.
Kedua, hindari aktivitas luar ruangan jika abu vulkanik terlihat tebal di udara.
Ketiga, tutup pintu dan jendela rumah rapat-rapat agar abu tidak masuk ke dalam rumah.
Keempat, basuh wajah, tangan, dan bilas mata dengan air bersih setelah beraktivitas di luar.
Kelima, bersihkan atap dan halaman secara berkala dengan cara disiram air, jangan disapu kering agar abu tidak beterbangan kembali.
Keenam, lindungi tanaman dan ternak — tutup kandang dan siram tanaman agar tidak tertutup abu.
Saat ini, Pemerintah Kecamatan Kronjo terus berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang untuk mendapatkan informasi terkini.
Warga diharapkan tenang namun tetap siaga, dan segera melaporkan ke pihak kelurahan/desa maupun posko terdekat jika terjadi penumpukan abu yang berlebihan atau gangguan kesehatan secara massal.
“Kita berdoa semoga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, namun kesiapan dan kewaspadaan harus tetap dijaga. Mari kita jaga kesehatan diri, keluarga, dan lingkungan kita bersama,” pungkas Camat Mumu Mukhlis.
Ananta/Agiel/TiMS


