SUKABUMI | http://catatannews.id | Bupati Sukabumi H. Asep Japar menekankan pentingnya peran serikat pekerja sebagai mitra strategis pemerintah dalam menciptakan hubungan industrial yang sehat, adil, dan harmonis.
Penegasan tersebut disampaikan Asep Japar saat menghadiri peringatan HUT ke-53 SP TSK-SPSI sekaligus HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang digelar PUK SP TSK-SPSI PT Pratama Abadi Industri-JX, Senin (14/9/2026).
Asep mengatakan, keberadaan pekerja memiliki kontribusi penting terhadap pergerakan perekonomian masyarakat. Karena itu, serikat pekerja dengan jumlah anggota yang besar memiliki posisi strategis dalam membangun iklim ketenagakerjaan yang kondusif.
“Pekerja merupakan salah satu penggerak perekonomian masyarakat. Besarnya jumlah anggota serikat pekerja menjadi potensi yang luar biasa sekaligus menunjukkan besarnya peran organisasi pekerja dalam dunia ketenagakerjaan di Kabupaten Sukabumi,” ujar Asep.
Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Sukabumi terus berkomitmen mendorong hubungan industrial yang mampu memberikan rasa keadilan bagi pekerja sekaligus menjaga keberlangsungan dunia usaha.
Ia menilai keseimbangan antara perlindungan hak pekerja dan produktivitas perusahaan perlu menjadi perhatian bersama. Untuk itu, komunikasi serta dialog antara pekerja, perusahaan, dan pemerintah harus terus diperkuat.
“Kita ingin hak-hak pekerja terlindungi dengan baik. Di sisi lain, produktivitas dan keberlangsungan perusahaan juga harus tetap terjaga. Karena itu, dialog di antara semua pihak perlu terus diperkuat,” katanya.
Asep menambahkan, upaya membangun hubungan industrial yang harmonis juga menjadi bagian dari implementasi visi Kabupaten Sukabumi yang maju, unggul, berbudaya, dan berkah (Mubarakah).
Sementara itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan bahwa pemerintah terus melakukan berbagai langkah untuk menjaga keberlangsungan dan pertumbuhan sektor industri nasional di tengah dinamika serta tantangan global.
Menurutnya, penguatan sistem industri harus berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Langkah tersebut diperlukan agar industri Indonesia mampu meningkatkan produktivitas sekaligus bersaing di tingkat global.
“Kita semua terus berjuang agar industri di Indonesia terus bertumbuh,” ungkapnya.
Ia juga menekankan pentingnya peningkatan kompetensi SDM secara berkelanjutan agar tenaga kerja Indonesia semakin siap menghadapi persaingan dunia.
“SDM terus di-upgrade agar mampu dan memiliki daya saing global. Semua upaya kita lakukan agar industri Indonesia terus bertumbuh,” pungkasnya.
Red@ksi CN

