SUKABUMI ][ http://catatannews.id ][ Setelah sempat vakum, Situ Cisuba yang berada di Desa Tamansari, Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi kini kembali dibangkitkan sebagai salah satu potensi destinasi wisata berbasis alam dan masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi melalui akun resmi media sosialnya.
"Kini, Situ Cisuba di Desa Tamansari, Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi tengah berbenah dan kembali dihidupkan sebagai salah satu potensi destinasi wisata berbasis alam dan masyarakat," tulis Dinas Pariwisata Kab. Sukabumi.
Situ Cisuba tidak hanya menyuguhkan panorama danau yang menenangkan. Di kawasan ini, wisatawan juga dapat melihat aktivitas ketahanan pangan lokal dan keramba ikan masyarakat, menikmati suasana santai bersama keluarga, hingga mencicipi kopi khas Cikidang.
Ke depan, berbagai fasilitas dan wahana wisata juga tengah dipersiapkan untuk menambah pengalaman dan daya tarik wisatawan. Di antaranya Flying Fox dan Jembatan Gantung.
Dinas Pariwisata mencatat, Situ Cisuba pernah berada pada masa kejayaannya pada 2018-2019. Saat itu mampu menarik lebih dari 900 pengunjung per hari dengan perputaran ekonomi mencapai puluhan juta rupiah.
Namun, aktivitas wisata sempat terhenti akibat pandemi COVID-19. Ditambah persoalan pendangkalan situ serta kerusakan sejumlah fasilitas.
Kini, setelah sempat vakum, Situ Cisuba kembali dibangkitkan dalam beberapa bulan terakhir melalui semangat kolaborasi antara BUMDes, Pemerintah Desa Tamansari, Kecamatan Cikidang, Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, serta Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi.
"Karena membangun pariwisata bukan hanya tentang mempercantik sebuah tempat, tetapi juga menghidupkan kembali potensi, membuka peluang ekonomi, dan menghadirkan manfaat bagi masyarakat," lanjut keterangan tersebut.
Dinas Pariwisata juga mengajak masyarakat untuk datang dan mendukung kebangkitan wisata lokal.
"Yuk, agendakan perjalananmu ke Situ Cisuba. Nikmati alamnya, dukung masyarakat lokalnya, dan ikut menjadi bagian dari kebangkitan pariwisata Kabupaten Sukabumi," ajaknya.
Redaksi


