Berita Pilihan

Jaga Kondusivitas, Puluhan Personel Kawal Band Reggae di HUT Desa Loji


SUKABUMI
| http://catatannews.id | Perayaan hari ulang tahun Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, berlangsung meriah. Kemeriahan semakin terasa saat grup musik Ombak Rege dari Pajampangan tampil menghibur masyarakat, Sabtu 22/08/2026

Untuk memastikan kegiatan berjalan aman dan kondusif, puluhan personel Polsek Simpenan diterjunkan melakukan pengamanan di lokasi acara. Namun, pengamanan tidak dilakukan dengan pendekatan kaku.

Kapolsek Simpenan AKP Bayu Sunarti Agustina justru menunjukkan sisi humanisnya dengan ikut berjoget bersama masyarakat sekaligus menyaksikan penampilan Ombak Rege.

Menurut Bayu, kehadiran polisi di tengah masyarakat bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga membangun kedekatan dengan warga.

“Kami hadir untuk menjaga situasi tetap aman dan kondusif. Tetapi pengamanan juga harus dilakukan secara humanis. Polisi adalah bagian dari masyarakat, sehingga kami ingin masyarakat merasa nyaman dan terayomi,” ujar AKP Bayu Sunarti.

Ia mengaku bangga melihat penampilan Ombak Rege yang dinilainya mampu memberikan hiburan berkualitas bagi masyarakat.

“Saya sangat bangga melihat Ombak Rege dari Pajampangan. Mainnya bagus, rapi dan profesional. Ini menjadi hiburan positif bagi masyarakat, terutama dalam memeriahkan ulang tahun Desa Loji,” katanya.

Bayu menambahkan, selama kegiatan berlangsung pihaknya terus melakukan pemantauan untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban.

Sementara itu, gitaris Ombak Rege Rudiana Marvel mengatakan, grup musik yang berasal dari Pajampangan tersebut telah berdiri sekitar 15 tahun.

Selama perjalanan bermusik, Ombak Rege telah menghasilkan dua album dan terus berupaya berkarya sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Ombak Rege dari Pajampangan sudah berdiri sekitar 15 tahun. Alhamdulillah, sampai sekarang kami sudah punya dua album. Kami ingin terus berkarya dan memberikan yang terbaik melalui musik,” ungkap Rudiana.

Menurutnya, selain bermusik, dirinya bersama komunitas juga berusaha berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan. Salah satunya melalui pembangunan rumah tidak layak huni (rutilahu).

“Kalau ada rezeki, saya selalu berusaha berbagi. Alhamdulillah, kami juga bisa membantu membangun rutilahu. Memang sedikit demi sedikit, tetapi mudah-mudahan bisa meringankan beban masyarakat dan turut membantu pemerintah daerah,” tuturnya.

Rudiana juga menyinggung adanya upaya yang menurutnya sempat menghambat penampilan Ombak Rege. Ia menegaskan bahwa dirinya sepakat dengan upaya memerangi narkoba, tetapi meminta agar persoalan tersebut tidak berkembang menjadi isu yang justru merugikan para pelaku seni.

“Saya setuju narkoba adalah musuh kita bersama dan harus kita lawan. Tetapi jangan sampai isu yang belum jelas justru digembar-gemborkan dan membuat anak bangsa kesulitan berkembang,” tegasnya.

Ia berharap para pelaku seni lokal diberikan ruang untuk berkarya selama tetap menjaga aturan dan tidak terlibat dalam penyalahgunaan narkoba maupun tindakan yang melanggar hukum.

“Bagaimana mau berkembang kalau anak bangsa dipersulit atau tidak boleh tampil? Kami ingin berkarya secara positif. Kalau ada aturan, tentu kami siap mengikuti dan menghormatinya,” kata Rudiana.

Red

Baca Juga
Berita Terbaru
  • Jaga Kondusivitas, Puluhan Personel Kawal Band Reggae di HUT Desa Loji
  • Jaga Kondusivitas, Puluhan Personel Kawal Band Reggae di HUT Desa Loji
  • Jaga Kondusivitas, Puluhan Personel Kawal Band Reggae di HUT Desa Loji
  • Jaga Kondusivitas, Puluhan Personel Kawal Band Reggae di HUT Desa Loji
  • Jaga Kondusivitas, Puluhan Personel Kawal Band Reggae di HUT Desa Loji
  • Jaga Kondusivitas, Puluhan Personel Kawal Band Reggae di HUT Desa Loji
Posting Komentar