Jampang Tengah | http://catatannews.id | Kepedulian terhadap masyarakat yang tengah menghadapi musibah kembali ditunjukkan PT Sariak Minera Utami. Perusahaan tersebut memberikan bantuan sosial secara langsung kepada korban kebakaran di Kampung Cijambe RT 019/004, Desa Nangerang, Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi. (19/09/2026).
Bantuan diserahkan oleh perwakilan PT Sariak Minera Utami, Eka Ginanjar dan Solihin, kepada keluarga korban sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap warga yang terkena musibah kebakaran,
Korlap PT Sariak Minera Utami, Nirwan Setiawan, yang akrab disapa Kang Iwong, menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan wujud kepedulian perusahaan terhadap masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan, khususnya warga yang sedang menghadapi kondisi sulit akibat bencana kebakaran.
“Bantuan sosial ini merupakan bentuk kepedulian PT Sariak Minera Utami terhadap warga sekitar yang sedang mengalami musibah.
Lanjut kang iwong, Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban keluarga korban dan memenuhi kebutuhan mereka selama masa pemulihan,” ujar Nirwan.
Sebelumnya, kebakaran hebat melanda sebuah rumah warga di Kampung Cijambe RT 019/004, Desa Nangerang, Kecamatan Jampangtengah, pada Kamis, 17 September 2026, sekitar pukul 13.20 WIB.
Rumah berukuran sekitar 5 x 8 meter milik pasangan suami istri, Komar (61) dan Komsih (56), mengalami kerusakan berat. Hampir seluruh bangunan beserta barang-barang yang berada di dalam rumah habis dilalap api.
Kobaran api juga sempat merembet ke rumah warga lainnya. Dianya rumah milik Diki, sehingga mengakibatkan kerusakan pada sebagian bangunan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kebakaran diduga dipicu korsleting atau hubungan pendek arus listrik yang berasal dari bagian atap rumah. Namun, penyebab tersebut tetap merupakan dugaan dan kepastian mengenai sumber kebakaran menjadi kewenangan pihak berwenang berdasarkan hasil pemeriksaan di lapangan.
Dalam kejadian tersebut beruntung tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka,
Dalam peristiwa tersebut Saat kebakaran terjadi, Komar pemilik rumah diketahui sedang berada di musala untuk melaksanakan salat Zuhur, sementara Komsih berada di kebun.
Api berhasil dipadamkan melalui gotong royong warga sekitar sehingga kebakaran tidak semakin meluas.
Korban Masih Membutuhkan Dukungan
Akibat kejadian tersebut, Komar dan Komsih untuk sementara harus meninggalkan rumah mereka dan mengungsi di kediaman anaknya.
Kondisi tersebut membuat keluarga korban masih membutuhkan dukungan, terutama untuk memenuhi kebutuhan logistik dan keperluan sehari-hari selama masa pemulihan pascakebakaran.
Kehadiran PT Sariak Minera Utami melalui bantuan sosial tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari kepedulian bersama terhadap warga yang sedang menghadapi musibah.
Bagi perusahaan, kepedulian terhadap masyarakat bukan hanya diwujudkan melalui aktivitas usaha, tetapi juga melalui perhatian sosial ketika masyarakat di sekitar menghadapi kondisi darurat.
Semangat gotong royong masyarakat dan dukungan dari berbagai pihak menjadi penting agar keluarga korban dapat segera bangkit dan kembali menjalani kehidupan secara lebih layak setelah kehilangan tempat tinggal dan sebagian besar harta benda akibat musibah kebakaran tersebut
Red@ksi CN

