KABUPATEN TANGERANG | http://catatannews.id |Duel sengit tersaji pada babak 16 besar Turnamen Link Viber Cup 2026 di Stadion Mini Pangeran Jaga Lautan (PJL), Kecamatan Kronjo, Kabupaten Tangerang. Pertandingan mempertemukan Pemdes Pagenjahan besutan Kepala Desa Pagenjahan H. Tabrani (TB) dengan Perscia Reborn Kresek yang dibina Kepala Desa Kresek Saidul Milad atau akrab disapa Kades Bandeng.
Pertandingan perebutan tiket menuju babak 8 besar itu berlangsung dalam tempo tinggi. Kedua tim saling jual beli serangan dan memperagakan permainan penuh determinasi, namun tetap berlangsung dalam suasana sportif.
Perscia Reborn Kresek tampil dengan sejumlah pemain yang memiliki pengalaman di level profesional, di antaranya Kenji Pratama, Jajang Sukmara, Diego Banowo, Ganjar Mukti, Muhammad Rio Saputro, Andi Oddang Mustamu, serta Mukhti Arya Muslim.
Sementara itu, Pemdes Pagenjahan juga menurunkan sejumlah pemain berpengalaman, seperti M. Mufdi, M. Ragil, Yogi Novrian, Akbar Hermawan, Muhammad Andika, Mudasir dan sejumlah pemain lainnya.
Pertandingan semakin menarik dengan penampilan Bayu Mohamad Fiqri, eks pemain PS Tira, yang memperkuat Pemdes Pagenjahan. Kecepatan dan kelincahannya di sektor sayap kanan beberapa kali merepotkan lini pertahanan Perscia Reborn Kresek.
Aksi Bayu dalam membawa bola dan menusuk pertahanan lawan mendapat sambutan meriah dari ribuan penonton yang memadati stadion. Beberapa kali pergerakannya memaksa pemain belakang Perscia Reborn yang dikomandoi Jajang Sukmara bekerja keras mengantisipasi serangan.
Meski kedua tim menciptakan sejumlah peluang, tidak ada gol yang tercipta hingga waktu normal berakhir. Skor 0-0 membuat pertandingan harus ditentukan melalui drama adu penalti.
Dalam babak tos-tosan tersebut, Perscia Reborn Kresek akhirnya keluar sebagai pemenang dengan skor 4-3. Hasil itu sekaligus mengantarkan tim besutan Kades Bandeng melaju ke babak 8 besar Turnamen Link Viber Cup 2026.
Walaupun gagal melanjutkan langkah, penampilan Pemdes Pagenjahan mendapat apresiasi. Tim berkostum kuning tersebut mampu memberikan perlawanan dan mengimbangi permainan Perscia Reborn Kresek yang diperkuat sejumlah pemain berpengalaman.
Camat Kronjo Muhammad Mumu Mukhlis, S.STP., M.Si., yang hadir didampingi Sekretaris Kecamatan Kronjo H. Muhamad Romli, SKM., S.IP., M.Si., bersama sejumlah staf kecamatan, turut memberikan dukungan kepada kedua tim.
Menurut Mumu Mukhlis, pertandingan tersebut berlangsung menarik dan mampu menghibur masyarakat. Ia juga mengapresiasi sikap penonton yang tetap tertib selama pertandingan berlangsung.
“Lihat mereka, tim Pemdes Pagenjahan tampil begitu kompak dan berani beradu skill serta kecepatan dalam memperebutkan bola dengan sejumlah eks pemain bintang Liga Indonesia,” ujarnya.
Ia menilai sejumlah peluang yang dimiliki Pemdes Pagenjahan belum mampu dikonversi menjadi gol karena kokohnya pertahanan Perscia Reborn Kresek.
“Ini pertandingan berkelas yang mampu memberikan hiburan bagi masyarakat. Sepak bola bukan hanya soal mengejar prestasi, tetapi pemain juga harus mampu memberikan hiburan terbaik melalui permainan mereka,” katanya.
Sementara itu, Kepala Desa Kresek Saidul Milad atau Kades Bandeng mengakui pertandingan berjalan cukup menegangkan. Menurutnya, serangan cepat Pemdes Pagenjahan melalui skema counter attack beberapa kali merepotkan pertahanan timnya.
“Pertandingan cukup menegangkan. Saya juga harus mengakui keunggulan lawan melalui skema counter attack cepat yang sering merepotkan pertahanan Perscia Reborn FC,” ungkapnya.
Kades Bandeng mengatakan kemenangan melalui adu penalti menjadi hasil penting bagi Perscia Reborn Kresek. Namun, ia menegaskan hasil pertandingan tersebut tetap menjadi bahan evaluasi bagi jajaran official dan manajemen tim.
“Meski kami memenangkan pertandingan dan berhak melaju ke babak 8 besar, pertandingan tadi menjadi bahan evaluasi dan PR bagi seluruh official serta manajer tim Perscia Reborn untuk segera melakukan perbaikan,” katanya.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga sportivitas dalam setiap pertandingan.
“Kalah dan menang itu hal biasa dalam sebuah kompetisi. Yang terpenting, semua pertandingan berjalan aman, damai dan tidak ada keributan apa pun,” pungkas Kades Bandeng yang saat itu didampingi Anggota DPRD Kabupaten Tangerang Fraksi PAN, Achmad Baiquni, S.A.P.
(Agiel)

