Berita Pilihan

Haul ke-21 KH. Nurdin bin KH. Sikun: Guru Telah Berpulang, Ilmunya Tetap Menyala di Nurul Iman Mekar Baru


بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

Bismillāhirraḥmānirraḥīm

اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِينَ

TANGERANG ][ http://catatannews.id ][ Ratusan jamaah yang terdiri atas para ulama, masyayikh, santri, santriwati, alumni, tokoh masyarakat, dan keluarga besar menghadiri Haul ke-21 Guru Besar Almaghfurlah KH. Nurdin bin KH. Sikun di Majlis Ta’lim Nurul Iman, Kampung Betong, Desa Gandaria, Kecamatan Mekar Baru, Kabupaten Tangerang, Sabtu (25/7/2026) malam.

Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut diawali dengan Hadiah Puji dan Tawasul yang dipimpin KH. Nursaman, dilanjutkan pembacaan Gemah Kalam Ilahi oleh Ust. Maman dari Mekar Baru Cijeruk dan Ustadzah Suhaeni dari Kresek. 

Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh Pimpinan Pondok Pesantren MTNI Ust. Syafiullah dan Kepala Desa Gandaria Ridwan Hidayatullah. Usai jeda penampilan karya santriwati Nurul Iman, acara dilanjutkan dengan Curahan Hati Alumni Abah KH. Nurdin (Alm) mauizah hasanah oleh KH. Munawar dari Serang, Banten, dan ditutup dengan doa bersama.

Haul tersebut menjadi momentum mempererat ukhuwah Islamiyah, menjaga kesinambungan sanad keilmuan, serta meneguhkan kembali adab kepada guru sebagai pondasi utama dalam menuntut ilmu.

Semasa hidupnya, Almaghfurlah KH. Nurdin bin KH. Sikun dikenal sebagai ulama yang istiqamah mengabdikan hidupnya untuk dakwah, pendidikan Islam, dan pembinaan akhlak umat. Warisan ilmu beliau hingga kini terus hidup melalui para santri, alumni, keluarga, dan masyarakat yang mengamalkan ajaran-ajarannya.

Dalam sambutannya, Ust. Syafiullah menegaskan bahwa haul bukan sekadar mengenang hari wafat seorang ulama.

“Haul adalah momentum menyambung sanad ilmu, menjaga adab, serta merawat keberkahan yang diwariskan para guru. Guru boleh berpulang ke hadirat Allah SWT, tetapi ilmu, akhlak, dan keteladanannya tidak boleh ikut terkubur,” tuturnya.

Ia juga mengingatkan pesan yang hingga kini terus hidup di kalangan santri.

“Kamu boleh ragu dengan dirimu, tetapi jangan pernah ragu dengan barokah gurumu,” ujarnya.

Suasana hangat tercipta saat Ust. Ri’an mewakili para alumni membagikan kenangan masa mondok bersama Abah Haji Nurdin.

“Dulu kalau telat mengaji rasanya jantung berdetak lebih cepat. Begitu terdengar langkah Abah Guru, yang tadinya masih ngobrol langsung sibuk buka kitab. Bahkan ada yang kitabnya terbalik tetap dibaca, yang penting kelihatan serius mengaji,” kenangnya disambut gelak tawa.

“Dari teguran itulah kami belajar disiplin, dari nasihat itulah kami belajar kehidupan, dan dari doa beliau kami merasakan keberkahan hingga hari ini,” tutupnya.

Ia mengutip: _اُطْلُبُوا الْعِلْمَ مِنَ الْمَهْدِ إِلَى اللَّحْدِ_ - “Tuntutlah ilmu sejak dari buaian hingga liang lahat.”

Puncak acara diisi mauizah hasanah oleh KH. Munawar dari Serang, Banten. Beliau mengutip firman Allah QS. At-Taubah: 119 dan hadits _إِنَّ الْعُلَمَاءَ وَرَثَةُ الْأَنْبِيَاءِ_ - “Sesungguhnya para ulama adalah pewaris para nabi.”

Mengutip Imam Az-Zarnuji dalam _Ta’lim al-Muta’allim_, KH. Munawar mengingatkan: _لَا يَنَالُ الْعِلْمَ إِلَّا بِالتَّعْظِيمِ وَالتَّوْقِيرِ_ - “Ilmu tidak akan diraih kecuali dengan memuliakan dan menghormati guru.”

“Guru bukan hanya mengajarkan huruf demi huruf, tetapi membimbing hati menuju Allah SWT. Murid yang baik bukan hanya mengenang gurunya, tetapi melanjutkan perjuangan gurunya,” tutupnya.

Acara ditutup dengan doa: _رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا وَلِإِخْوَانِنَا الَّذِينَ سَبَقُونَا بِالْإِيمَانِ_. Semoga Allah SWT menerima amal ibadah Almaghfurlah KH. Nurdin bin KH. Sikun dan menjadikan ilmu beliau sebagai amal jariah hingga akhir zaman.

Sumber: Imron Rosadi, C.BJ. (Bocah Angon)  

Redaksi

Baca Juga
Berita Terbaru
  • Haul ke-21 KH. Nurdin bin KH. Sikun: Guru Telah Berpulang, Ilmunya Tetap Menyala di Nurul Iman Mekar Baru
  • Haul ke-21 KH. Nurdin bin KH. Sikun: Guru Telah Berpulang, Ilmunya Tetap Menyala di Nurul Iman Mekar Baru
  • Haul ke-21 KH. Nurdin bin KH. Sikun: Guru Telah Berpulang, Ilmunya Tetap Menyala di Nurul Iman Mekar Baru
  • Haul ke-21 KH. Nurdin bin KH. Sikun: Guru Telah Berpulang, Ilmunya Tetap Menyala di Nurul Iman Mekar Baru
  • Haul ke-21 KH. Nurdin bin KH. Sikun: Guru Telah Berpulang, Ilmunya Tetap Menyala di Nurul Iman Mekar Baru
  • Haul ke-21 KH. Nurdin bin KH. Sikun: Guru Telah Berpulang, Ilmunya Tetap Menyala di Nurul Iman Mekar Baru
Posting Komentar